10 Oleh-oleh Khas Konawe Utara yang Paling Diburu Wisatawan

10 Oleh-oleh Khas Konawe Utara yang Paling Diburu Wisatawan

Berkunjung ke Konawe Utara sangat cocok untuk melepaskan pikiran dari beban pekerjaan. Pasalnya, Konawe Utara memiliki banyak tempat wisata alam yang masih terjaga keasliannya, seperti Pantai Taipa, Pantai Panggulawu, Telaga Tiga Warna, Air Terjun Maseu, Air Terjun Lalombundi, Air Terjun Matapila, dan Pulau Labengki.

Setelah berwisata dan menikmati kuliner khas daerah setempat, tak akan lengkap rasanya jika tidak membawa pulang oleh-oleh. Terlebih karena Sulawesi Tenggara termasuk Konawe Utara memiliki oleh-oleh khas yang cocok dijadikan buah tangan untuk dibagikan kepada keluarga atau tetangga.

1. Kain Tenun Khas Konawe Utara

Kain Tenun Khas Konawe Utara
Photo by Andthy Patabang

Jika Anda menyukai fashion, maka kain tenun ini tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung. Kain tenun yang dinamai kain tenun konasara ini dipromosikan di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta Pusat pada 13 – 17 April 2022 lalu.

Ciri khas dari kain tenun ini adalah pemilihan warnanya yang cenderung cerah serta kombinasi warna yang kontras dan berani. Selain itu, motifnya juga sangat khas dan berbeda dari kain tenun dari daerah lain. Sangat disayangkan karena kain tenun khas ini belum terlalu dikenal dan sempat tersembunyi.

2. Bagea Kacang Mete

Bagea Kacang Mete
Photo by Facebook Agnes Ayu Gosal

Bage merupakan kue tradisional yang dapat ditemukan di Maluku, Maluku Utara, serta di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Namun, kue tradisional ini juga dapat ditemukan di Provinsi Sulawesi Tenggara, terutama di Kendari yang merupakan ibukota provinsi dari Sulawesi Tenggara.

Sulawesi Tenggara merupakan daerah yang memiliki potensi pertanian yang besar. Salah satu hasil pertanian yang dikenal di sini adalah kacang mete. Di provinsi ini, kacang mete tersedia dalam kualitas beragam termasuk kacang mete kualitas terbaik yang dijadikan komoditas ekspor ke India, Eropa, dan juga Vietnam.

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat bagea kacang mete sama seperti pada bagea pada umumnya, yaitu tepung sagu yang dicampur dengan gula merah, pala, serta kayu manis. Tambahannya adalah kacang mete yang menjadi ciri khas dari oleh-oleh Konawe Utara ini. Oleh karena itulah jangan sampai Anda lupa untuk membelinya saat berkunjung ke kabupaten ini.

3. Jus Salak

Jus Salak
Photo by Infoliburan.net

Jus salak yang merupakan minuman khas Sulawesi Tenggara ini termasuk oleh-oleh yang tepat untuk dijadikan buah tangan. Minuman ini terbuat dari daging buah salak yang dihaluskan seperti membuat jus pada umumnya.

Jus salak kerap disebut jus buton oleh masyarakat setempat dan dapat dikonsumsi dengan atau tanpa es. Cita rasa minuman ini sangat khas layaknya cita rasa yang buah salak, yaitu manis dan sepat.

4. Kacang Mete

Kacang Mete Wonogiri
Photo by Twitter Kurir Rawit 

Sulawesi Tenggara memiliki tanah yang subur serta perairan dangkal yang cocok untuk melakukan berbagai aktivitas perikanan. Oleh karena itulah provinsi ini memiliki keunggulan dari sektor perikanan dan pertaniannya.

Di antara komoditas pertanian yang dihasilkan di Sulawesi Tenggara, kacang mete adalah salah satunya. Namun, kacang mete yang berasal dari provinsi ini merupakan salah satu yang terbaik. Pasalnya, Sulawesi Tenggara menghasilkan kacang mete dengan kualitas ekspor.

Tentunya, kacang mete dengan kualitas yang lebih rendah juga tersedia. Oleh karena itulah Anda dapat menjadikan kacang mete sebagai salah satu oleh-oleh khas Konawe Utara untuk dibawa pulang. Selain tersedia dalam bentuk mentah, kacang mete dari daerah ini juga ada yang sudah diolah.

5. Sayur Segar

Sayur Segar
Photo by Facebook Yusnita Yuni

Sayur segar juga dapat dibawa pulang saat berkunjung ke Konawe Utara. Pasalnya, kabupaten ini memiliki dataran tinggi dengan suhu udara amat sejuk yang cocok sebagai tempat untuk menanam sayuran. Beberapa sayuran khas yang dapat ditemukan di daerah ini adalah sayur pakis dan terong tolaki atau palola yang merupakan terung khas Sulawesi Tenggara.

6. Abon Ikan

Abon Ikan Marlin
Photo by Facebook Tanda Setia

Sebagian wilayah Konawe Utara yang ada di daratan utama (Pulau Sulawesi) ada yang berbatasan dengan laut. Selain itu, daerahnya juga mencakup beberapa pulau yang ada di Laut Banda seperti Pulau Labengki Kecil, Pulau Labengki besar, Pulau Manui, dan Pulau Bawulu. Oleh karena itulah wilayah ini memiliki keunggulan di bidang perikanan.

Untuk manfaatkan hasil laut mereka, Konawe Utara memproduksi abon dari daging ikan yang dapat dibawa wisatawan sebagai oleh-oleh. Cara membuat abon ikan tidaklah sulit, namun dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang tinggi karena harus membagi daging ikan menjadi suwiran-suwiran kecil. Oleh karena itulah akan lebih praktis untuk membeli produk yang sudah jadi sebagai oleh-oleh.

7. Keripik Udang

Keripik Udang
Photo by Id.wikipedia.org

Selain abon ikan, produk lain yang termasuk oleh-oleh khas Konawe Utara adalah keripik udang. Produk yang juga terbuat dari hasil laut ini dapat ditemukan dengan mudah.

Namun, membelinya sebagai oleh-oleh akan membuat masa liburan Anda menjadi lebih berkesan. Pasalnya tidak hanya Anda yang dapat merasakan pengalaman liburan yang menyenangkan. Keluarga maupun tetangga yang diberi oleh-oleh juga akan senang dengan pemberian Anda.

8. Keripik Cumi

Keripik Cumi
Photo by Instagram Sumbafood

Keripik cumi juga menjadi salah satu dari produk khas yang tidak boleh dilewatkan. Pasalnya, produk olahan dari hasil laut ini memiliki cita rasa yang gurih dan renyah sehingga sangat cocok dijadikan lauk, yaitu dengan disandingkan bersama nasi hangat maupun sajian lainnya. Namun, keripik cumi juga dapat dijadikan kudapan di kala santai.

9. Anyaman dari Rotan

Anyaman dari Rotan
Photo by Sultra.antaranews.com

Di Koname Utara yang wilayahnya masih terjaga kealamiannya, rotan masih dapat ditemukan. Tumbuhan merambat yang biasanya tumbuh di hutan ini kerap dijadikan sebagai bahan kerajinan. Keunikan rotan adalah sifatnya yang lentur sehingga dapat dibentuk dengan mudah tanpa mengalami patah.

Setelah diproses, rotan dapat mengeras hingga kerajinan yang dibuat dari bahan ini menjadi lebih solid. Anyaman rotan yang menjadi oleh-oleh khas Konawae Utara biasanya berupa wadah seperti keranjang atau tudung saji.

10. Anyaman dari Sorume

Anyaman dari Sorume
Photo by Kompasiana.com

Selain menghasilkan kerajinan dari bahan rotan, Koname Utara juga memiliki produk anyaman lain yang terbuat dari sorume alias anggrek hutan, yaitu tikar sorume. Tikar yang termasuk oleh-oleh khas Konawae Utara ini kerap digunakan dalam acara adat Suku Tolaki di Konawe. Namun, bahan bakunya menjadi semakin langka karena sorume sama sekali tidak dibudidayakan.

Masyarakat mengandalkan hutan dengan suhu yang sangat dingin untuk menghasilkan sorume. Namun, pemanasan global dan perubahan suhu di hutan membuat sorume menjadi semakin langka.

Demikian daftar rekomendasi oleh-oleh khas Konawe Utara yang wajib dibeli dan dijadikan buah tangan untuk kerabat di rumah.