Air Terjun Jumog, Menikmati Keindahan Air Terjun Sembari Kulineran di Karanganyar

Air Terjun Jumog, Menikmati Keindahan Air Terjun Sembari Kulineran di Karanganyar
Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah.

Air Terjun Jumog adalah salah satu destinasi wisata yang menampakkan pesona jatuhnya air dari ketinggian. Lokasinya berada di kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan tidak jauh dari Grojokan Sewu. Alamnya yang masih asri membuat suasana di sekitar lokasi begitu sejuk. Air yang mengalir dari ketinggian sangat dingin, namun begitu menyegarkan.

Berkunjung ke sini jauh berbeda dengan ketika anda mengunjungi air terjun di lokasi lain. Perjalanan ke tempat tujuan tidak begitu jauh, hanya sekitar 400 meter dengan berjalan kaki. Untuk akses jalannya sendiri sangat baik karena sudah tersedia undakan dan pegangan dari besi. Wisatawan yang datang wajib menuruni 116 anak tangga dari pintu masuk.

Setelah menapakkan kaki di semua anak tangga, perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan landai dan berundak yang akses jalannya juga baik. Selama perjalanan, wisatawan disuguhi pemandangan cantik dan mempesona dari pohon perdu dan batuan alam. Selain pohon, tumbuhan paku juga turut menghijaukan pemandangan selama perjalanan.

Daya Tarik Wisata Air Terjun Jumog

Daya Tarik Wisata Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Kenny Choo

Tentu ada banyak daya tarik Air Terjun Jumog yang perlu anda ketahui sebelum berkunjung. Meskipun ada banyak objek wisata dari kategori yang sama, masing-masing memiliki karakteristik yang menjadi ciri khasnya. Untuk air terjun yang kita bahas kali ini, berikut beberapa daya tarik yang dimaksud!

1. Keindahan Air Terjun Jumog

Daya tarik pertama yang menjadikan banyak wisatawan berkunjung pasti dari pesona air terjun itu sendiri. Sedikit diketahui adanya air terjun yang memiliki aliran terbelah, atau lebih mudahnya dua aliran air dalam satu lokasi. Keindahan ini tampak jelas dari kejauhan, tidak perlu mendekat jika hanya ingin melihat keunikan nya.

Dari dua aliran Air Terjun Jumog, ketinggiannya hampir sama, yakni 30 meter sebelum akhirnya jatuh ke kolam. Menariknya, debit air yang turun berbeda satu sama lain, lebih besar aliran di sebelah kanan daripada yang kiri. Posisinya juga demikian, aliran air di sebelah kanan sedikit lebih tinggi dari sebelahnya.

Oleh sebab adanya dua aliran air ini, tidak sedikit wisatawan atau warga lokal yang menyebutnya dengan air terjun pengantin. Sebagian lagi menyebutkan bahwa air terjun ini adalah surga yang hilang. Apapun yang dikatakan, faktanya hal itu tidak mengubah pesonanya yang dari dulu memang indah.

2. Kolam Luas

Karakteristik Air Terjun Jumog tidak jauh berbeda dengan air terjun pada umumnya. Di sini juga ada kolam yang menampung air setelah jatuh dari ketinggian dengan debit air yang cukup deras. Kolam ini cukup luas dan cocok dijadikan aktivitas berenang. Pengunjung yang datang tidak perlu berpikir panjang untuk merasakan kesegarannya.

Adanya kolam yang ada di air terjun cantik ini menambah kesempurnaan dalam hal pesonanya. Setelah tertampung di kolam, air kemudian melewati sungai yang sebagian besar terdapat batuan cadas. Suara alam pun semakin merdu dengan gemercik air yang mengalir begitu derasnya.

Ketika Air Terjun Jumog jatuh dari ketinggian, semburan airnya berubah layaknya embun yang menyegarkan. Wisatawan yang berada di dekatnya pun pasti basah oleh tempias air ini. Berkunjung ke sini disarankan pada pagi hari, dimana masih sepi pengunjung lain sehingga suasananya semakin tenteram dan damai.

Daya Tarik Dimiliki Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Ernawan Sukoco

3. Suasana Hijau Asri

Perlu diketahui, air terjun cantik di Karanganyar ini terletak di lereng Gunung Lawu, jadi jangan heran jika suasananya hijau nan asri. Pohon perdu menghiasi setiap pandangan mata, ditambah bebatuan yang menjadikannya terkesan eksotis. Udaranya segar, jauh lebih segar dibandingkan suasana pedesaan.

Hijaunya pemandangan alam tidak hanya didapat selama perjalanan, di sekitar Air Terjun Jumog pun tidak kalah asri nya. Batu tebing yang terbelah oleh aliran air dipenuhi tanaman rambat dan juga lumut sehingga terlihat sangat hijau. Sementara di bagian sisinya tidak sedikit tanaman paku yang turut menghiasi.

Damai dan asri, itulah kesan pertama yang didapatkan seketika menginjakkan kaki di sini. Belum lagi nyanyian dari burung yang terkadang terlihat melintas, suasana adem dan sejuk menyatu dengan kedamaian. Tidak heran jika setiap hari selalu ada wisatawan yang berkunjung dan akan semakin padat ketika hari libur.

4. Akses Jalan yang Baik

Seindah apapun sebuah objek wisata, biasanya tetap sepi pengunjung jika tidak memiliki akses jalan yang baik. Itulah alasan berikutnya atau daya tarik Air Terjun Jumog, akses jalan di sini  sangat baik. Perjalanan dimulai dengan menuruni anak tangga dari lokasi parkir. Jumlah anak tangga pun disebutkan di pintu masuk sebanyak 116 buah.

Tangga ini di semen dengan pegangan besi, namun tetap diharapkan berhati-hati ketika menuruninya. Hanya sedikit akses jalan yang masih berupa tanah. Kalaupun ada tanahnya keras sehingga aman sebagai pijakan. Selain tangga berundak, ada juga jembatan yang digunakan sebagai akses penyeberangan melewati sungai yang mengalir dibawah nya.

Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Lokasi

Alamat Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Jeff Stons

Lokasi Air Terjun Jumog tidak jauh pusat kota, alamatnya di Jalan Plesungan, Gandu, Berjo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Jarak dari pusat kabupaten hanya 13 kilometer, cukup menempuh waktu kurang lebih 30 menit. Dengan kondisi jalan yang baik dan tidak terlalu macet, perjalanan mungkin bisa lebih cepat lagi.

Meskipun termasuk salah satu objek wisata andalan Kabupaten Karanganyar, faktanya masih banyak yang mengetahui lokasi persis nya. Terlebih bagi mereka yang datang dari luar kota, tentu cukup sulit menemukan rute yang terbaik. Apabila posisi saat ini berada di pusat kota Karanganyar, ambil arah yang menuju ke Jalan TP Joko Songo.

Lanjutkan perjalanan menuju ke Jalan Lawu, lalu ke Jalan Karangpandan – Ngargoyoso. Terus ikuti sepanjang jalan ini hingga melewati SMK Negeri Ngargoyoso. Jalanan sedikit berundak ketika melewati Jalan Ngranten Wetan dan Jalan Ngranten Kulon. Lurus terus hingga tiba di Jalan Plesungan dan objek wisata tujuan sudah di depan mata.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Jumog

Harga Tiket Masuk Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Evyaini Official

Memasuki kawasan Air Terjun Jumog tidaklah gratis, ada biaya tiket masuk yang harus dikeluarkan. Tiket masuk ini dibedakan menjadi dua, begitu pula dengan jam operasionalnya. Jika berkunjung di hari aktif, siapkan 15.000 rupiah untuk satu orang dan silahkan datang di jam 08.00 – 16.00 WIB.

Sedangkan jika datang di hari libur, jam operasional yang berlaku mulai 07.00 – 17.00 WIB. Untuk tiket masuk dihari libur sebesar 20.000 per orang. Dengan tambahan parkir 2.000 untuk sepeda motor dan 5.000 untuk mobil, budget yang dibutuhkan masih tetap murah. Terlebih akan banyak pemandangan dan aktivitas yang dilakukan selama di lokasi.

Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Menarik Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Rayhands Studio

Mengunjungi sebuah objek wisata alam, baik di Air Terjun Jumog atau lainnya, lebih tepat jika kita mengetahui aktivitas apa saja yang dapat dilakukan. Oleh sebab di sini termasuk objek wisata air, jadi aktivitasnya tidak jauh dari hal-hal yang berhubungan dengan air.

1. Menikmati Suasana Indah Air Terjun Jumog

Keindahan alam yang dimiliki air terjun di Karanganyar ini sungguh indah, tidak salah jika sebagian wisatawan menyebutnya sebagai Surga yang Hilang atau The Lost Paradise. Bayangkan saja, gemuruh air yang jatuh dari ketinggian cukup jelas terdengar dari jarak puluhan meter. Belum lagi pesona dari vegetasi hijau yang mengelilingi.

2. Berenang dan Bermain Air

Banyak wisatawan yang tidak tahan dengan kolam yang ada di Air Terjun Jumog. Sebagian besar mereka langsung membasahi diri setelah tiba di lokasi. Jernihnya air yang mengalir menuju sungai cukup terlihat dengan suara gemercik yang indah. Siapkan baju ganti jika berkunjung ke sini, karena tentunya pantang pulang sebelum basah.

Selain berenang dan bermain air di kolam dibawah air terjun, pengelola menyediakan kolam renang khusus. Pada umumnya, kolam renang ini dimanfaatkan wisatawan dari kalangan keluarga yang membawa anak-anak. Berenang di kolam renang tentu jauh lebih aman bagi mereka. Meski tidak begitu lebar, namun kolam di sini dilengkapi dengan perosotan.

Aktivitas Dilakukan di Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Saiful Mukminin

3. Berburu Spot Foto

Pesona dan keindahan Air Terjun Jumog yang indah tidak boleh terlewatkan begitu saja. Aktivitas yang wajib dilakukan berikutnya yakni berburu spot foto. Dengan berfoto, anda pun memiliki kenang-kenangan dan menjadi bukti bahwa pernah mengunjungi air terjun cantik di Karanganyar. Salah satu spot yang indah yaitu di jembatan dengan latar air terjun.

4. Wisata Kuliner

Di sekitar air terjun terdapat banyak warung yang menyediakan berbagai menu yang nikmat. Berkunjung ke sini tidak perlu membawa perbekalan dari rumah. Cukup siapkan budget lebih, anda dapat berwisata kuliner ditemani keindahan alam yang mempesona. Soal harga jangan khawatir, karena masih dibawah standar objek wisata pada umumnya.

Fasilitas Wisata di Air Terjun Jumog

Fasilitas di Air Terjun Jumog
Photo by Google Maps Taufik A. Yudanto

Fasilitas Air Terjun Jumog boleh dikatakan memadai dan cukup untuk menunjang wisatawan yang datang. Selain tempat parkir di depan pintu masuk, di sekitar air terjun terdapat toilet yang nyaman. Ada juga kamar ganti bagi wisatawan yang menyempatkan diri berenang. Fasilitas lain yakni akses jalan yang baik dan warung makan yang disebutkan tadi.

Penting sekali mengetahui apa saja daya tarik dan beberapa hal lain sebelum mengunjungi objek wisata. Jika dilihat dari ulasan diatas, maka sudah hampir dipastikan bahwa Air Terjun Jumog layak dijadikan destinasi wisata untuk mengisi waktu luang. Selain harga tiket masih terjangkau, fasilitasnya pun lengkap dengan keindahan alam yang mendekati sempurna.