6 Oleh-Oleh Khas Pulau Taliabu yang Paling Populer

6 Oleh-Oleh Khas Pulau Taliabu yang Paling Populer

Apabila mengunjungi Pulau Taliabu, rasanya akan terasa kurang lengkap apabila kita tidak membawa buah tangan yang bisa dibawa pulang. Pulau yang berada di Maluku Utara ini termasuk ke dalam pulau pemekaran yang berasal dari pulau Sula.

Akses yang perlu ditempuh jika ingin menuju pulau ini terbilang lebih mudah terlebih jika Anda melakukannya dari Kepulauan Banggai Sulawesi Tengah. Penduduknya terdiri atas beberapa suku lokal namun ada pula beberapa suku pendatang yang berasal dari luar pulau.

Terkenal karena keindahannya, tidak mengherankan apabila banyak orang yang memilih untuk mendatangi lokasi pulau ini. Apabila Anda tertarik untuk mengunjunginya, maka inilah beberapa daftar oleh-oleh yang bisa dibeli jika berkunjung ke Pulau Taliabu.

1. Bubur Ne

Bubur Ne
Photo by Instagram DAPUR TAGAE KANTIN 7 OFFICIAL

Oleh-oleh pertama yang ada di Pulau Taliabu adalah Bubur Ne, sebuah hidangan yang rasanya begitu manis dan memikat. Biasanya, Bubur Ne akan disajikan pada beberapa periode tertentu, seperti saat bulan Ramadhan dan dijadikan sebagai hidangan untuk melakukan buka puasa oleh beberapa keluarga yang ada di pulau ini.

Berdasarkan cerita yang dilontarkan oleh beberapa orang, nama Bubur Ne ini merupakan nama lain untuk menyebutkan kolak yang asalnya dari provinsi Maluku Utara. Di pulau Jawa sendiri, Bubur Ne ini memiliki penampilan dan tekstur yang hampir mirip dengan kolak, dan kedua makanan ini juga sangat cocok untuk dimakan dalam keadaan dingin ataupun panas.

Bahan yang diperlukan untuk membuat Bubur Ne terbilang sangat mudah, yakni sebuah sagu yang bentuknya seperti mutiara kecil dan disertai oleh berbagai macam warna. Akan tetapi, sagu tersebut harus diayak terlebih dahulu selama beberapa waktu hingga bisa digunakan untuk membuat bola sagu.

Proses pembuatannya tidak terlalu sulit, karena setelah diayak sagu tersebut tinggal diberikan beberapa bahan tambahan lainnya seperti santan, gula merah, sedikit garam, dan gula pasir. Seluruh bahan tersebut diaduk secara perlahan hingga bahan tersebut tidak menempel pada bagian pinggir panci sampai bubur menjadi setengah matang.

Tidak lupa, bubur tersebut juga bisa diberi beberapa pewarna alami yang warnanya bervariasi, seperti merah muda, hijau, atau cokelat. Karena berasal dari pewarna alami, maka rasa dari bulir sagu pun akan aman untuk dikonsumsi. Setelah itu, campuran tadi bisa ditambahkan daun pandan, kayu manis, dan penyedap lain hingga berpadu menjadi satu.

Tekstur Bubur Ne ini sangat unik jika dibandingkan dengan makanan serupa lainnya. Meskipun teksturnya cukup padat, akan tetapi santan yang mengelilingi bulir-bulir sagu di setiap sisinya beserta mutiara sagu yang kenyal akan membuat cita rasa semakin nikmat. Siapapun akan merasa ketagihan dengan bubur yang begitu kenyal ini.

2. Woku Komo-Komo

Woku Komo-Komo
Photo by Twitter bobby

Woku Komo-Komo adalah oleh-oleh lain yang bisa ditemukan dengan mudah ketika berada di Pulau Taliabu. Olahan unik yang terbuat dari sagu ini diolah dengan sedemikian rupa hingga rasanya terasa begitu gurih. Ada cita rasa yang sangat kuat dan kombinasi antara rasa gurih dan legit membuat makanan ini diincar oleh banyak orang.

Salah satu hal yang membuat makanan ini sangat khas adalah karena hidangan ini dibalut oleh daun woka dan dibakar sampai matang, hingga ada aroma arang yang menggoda ketika ingin memakannya. Proses pembuatannya yang tidak terlalu sulit dan bahan yang mudah dicari membuat Woku Komo-Komo sering dibuat oleh masyarakat Pulau Taliabu.

Mereka biasanya menggunakan Woku Komo-Komo ini sebagai makanan pokok untuk mengiringi kehidupan sehari-hari mereka. Beberapa bahan rempah tambahan yang biasanya ditambahkan pada makanan ini adalah bawang merah, santan, jahe, bawang putih, dan sereh.

Seluruh bahan tersebut akan dimasak bersamaan dengan jeroan ikan yang sudah melalui proses ditumis sebelumnya. Beberapa orang turut serta memakai hidang ini untuk digunakan sebagai lauk bersamaan dengan sagu dan sayur kuning. Pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu tinggi untuk membeli Woku Komo-Komo.

Karena harganya yang sangat murah, maka tidak mengherankan apabila Woku Komo-Komo ini menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib untuk dibeli ketika sedang berada di Pulau Taliabu. Anda bisa menemukannya di berbagai tempat saat ingin membeli hidangan ini, baik itu di restoran yang menyajikan hidangan khas lokal ataupun warung tertentu.

3. Gulai Sayur Lilin

Gulai Sayur Lilin
Photo by Idntimes.com

Meskipun memiliki nama yang cukup unik yaitu Gulai Sayur Lilin, namun jangan salah sangka karena makanan ini tidak menggunakan lilin sungguhan dalam proses pembuatannya. Nama hidangan ini diambil dari sayur lilin, yakni tumbuhan rumput yang bentuknya cukup besar dan memiliki penampilan mirip seperti tanaman tebu.

Sayur yang satu ini adalah kuncup bunga yang belum mekar dan biasanya tersembunyi diantara beberapa helai pelepah yang melindunginya. Bahkan saking besarnya, ukuran dari tanaman ini bisa mencapai tiga meter dengan batang yang diameternya mencapai 2 sampai 3 centimeter.

Di Pulau Taliabu, Gulai Sayur Lilin ini biasanya sering ditemukan di dalam restoran terdekat yang mudah untuk dicapai. Bumbu yang digunakan untuk membuat Gulai Sayur Lilin ini sangat sederhana dan tidak menggunakan bahan yang terlalu sulit untuk dicari. Pertama-tama, sayur lilin harus dibakar dahulu bersamaan dengan campuran bumbu tertentu.

Campuran bumbu tersebut diantaranya adalah bawang merah, kemiri, lengkuas, cabai, bawang putih, jahe, dan tumisan kunyit yang sudah disiram dengan santan yang berasal dari perasan kelapa tua kental. Rasanya yang begitu gurih membuat makanan ini sangat cocok sebagai menu hidangan utama Anda.

4. Pisang Goreng Mulut Bebek

Pisang Goreng Mulut Bebek
Photo by Instagram Maya Kurniawati

Pernahkah Anda mencicipi pisang goreng yang dicolek bersamaan dengan teri asin, kacang kenari, dan sambal? Mungkin kombinasi yang satu ini sangat jarang untuk ditemukan pada olahan pisang yang berasal dari daerah lain. Namun, oleh-oleh dari Pulau Taliabu ini menawarkan sensasi berbeda dari olahan pisang goreng yang lain.

Pisang Goreng Mulut Bebek ini menyajikan rasa yang tidak terlalu manis, dan teksturnya pun cukup garing. Bentuk pisang inilah yang membuat masyarakat sekitar menjulukinya sebagai pisang bebek. Sebelum dimasak dengan sempurna, pisang yang digunakan untuk olahan ini akan diolah dalam bentuk yang menyerupai mulut bebek.

Pisang akan diiringi dalam bentuk memanjang dan tipis-tipis, kemudian dimasukkan ke dalam minyak yang sedang panas sebelumnya. Beberapa saat setelah itu, pasti kandungan air di dalam pisang akan semakin berkurang, lalu pisang tinggal ditiriskan dari minyak lalu disajikan bersamaan dengan sambal, teri asin, dan kacang kenari.

Biasanya, di pasaran harga pisang ini cukup terjangkau dan sangat bersahabat bagi dompet wisatawan. Olahan pisang ini begitu cocok apabila disajikan bersamaan dengan kopi pada sore hari. Teksturnya yang renyah pun membuatnya cocok untuk dipakai sebagai makanan ringan yang menjadi camilan.

5. Sayur Garo

Sayur Garo
Photo by Instagram Stay Hungry!

Apabila Anda merupakan penduduk yang berada di luar Maluku, maka kemungkinan besar akan merasa kesulitan untuk menemui hidangan Sayur Garo ini. Dari namanya yang gahar saja, olahan sayur ini memiliki penampilan yang begitu memikat hati. Bahan utama pembuatan sayur ini adalah daun ubi, daun singkong, bunga pepaya, dan jantung pisang.

Biasanya, bahan tersebut akan direbus lalu dikeringkan terlebih dahulu sebelum diolah. Anda bisa menggunakan Sayur Garo ini sebagai hidangan utama di rumah karena rasanya yang begitu gurih dan mampu mencukupi kebutuhan asupan serat yang sangat sehat. Karena itu, tidak heran jika masyarakat lokal sering memasak sayur ini.

6. Pisang Lumpur

Pisang Lumpur
Photo by Facebook Nur Syafa (Fha)

Oleh-oleh terakhir yang dapat Anda beli di Pulau Taliabu adalah Pisang Lumpur. Olahan yang begitu populer ini biasanya menjadi makanan ringan yang mengiringi keseharian masyarakat Pulau Taliabu. Pisang Lumpur dibuat dengan menggunakan pisang raja yang sudah matang dengan sempurna lalu digoreng dan diberi taburan gula dan tepung.

Setelah itu, pisang goreng ini akan dilumuri oleh meses, susu kental manis, parutan keju yang gurih, dan gula aren yang sebelumnya sudah dicairkan. Biasanya, masyarakat Pulau Taliabu akan mengkonsumsi Pisang Lumpur dengan tambahan topping berupa selai, cokelat, ataupun hanya kacang saja.

Akan tetapi, Anda juga bisa menambahkan topping lain yang diinginkan di atas kudapan manis yang teksturnya begitu lembut ini. Rasa yang ada di dalamnya ini seperti sedang memakan pisang dengan lapisan karamel. Pada bagian luar, pisang ini juga memiliki rasa manis khas yang bisa dirasakan jika memakai gula aren.

Kombinasi yang begitu sempurna ini membuat Pisang Lumpur menjadi makanan populer untuk menemani acara kumpul-kumpul bersama keluarga atau teman tercinta. Saking lezatnya, makanan ini pun juga semakin tersebar di luar pulau.

Itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas dari Pulau Taliabu yang bisa Anda bawa ke rumah setelah bertamasya di pulau yang indah itu. Daftar di atas dapat menjadi referensi ketika Anda merasa kebingungan untuk membawa buah tangan apa yang cocok bagi keluarga dan orang yang menanti di rumah.