6 Oleh-Oleh Khas Kepulauan Sula yang Paling Populer

6 Oleh-Oleh Khas Kepulauan Sula yang Paling Populer

Berkunjung ke Kepulauan Sula menjadi incaran banyak orang. Tidak hanya wisatanya saja yang bagus, namun disana juga menawarkan berbagai macam oleh-oleh yang bisa dibeli. Terdapat camilan, makanan berat, hingga kerajinan khas yang dibuat langsung oleh penduduk setempat. Anda dapat menemukannya dengan mudah di toko terdekat.

Berbagai kudapan yang dijual selalu menawarkan rasa yang enak saat dimakan. Pengunjung tidak perlu khawatir karena tidak ada pengawet dalam camilannya sehingga aman dikonsumsi. Selain itu kerajinan berupa batik dan barang lainnya tampak begitu unik karena menawarkan banyak motif. Kualitasnya dijamin bagus dan tidak mudah luntur saat dipakai.

Para pelancong bisa melipir ke pasar tradisional atau swalayan yang menjual beragam buah tangan. Biasanya kemasannya pun tampak ringan supaya mudah dan aman saat dibawa pulang. Pedagangnya yang ramah juga akan membuat Anda senang saat mencicipi sekaligus membeli oleh-oleh yang dijual. Berikut daftar oleh-oleh khas dari Kepulauan Sula yang diburu wisatawan.

1. Sambal Kena Kewahi

Sambal Kena Kewahi
Photo by Seringjalan.com

Sambal menjadi olahan favorit sebagian orang yang suka dengan rasa pedas. Salah satu sambal yang terkenal di Kepulauan Sula adalah kena kewahi yang rasanya sangat khas. Perlu diketahui bahwa sambal tersebut pernah ditampilkan dalam ajang pengenalan pangan lokal yang ada di daerah setempat. Tidak heran jika traveller banyak yang mengincar olahan ini.

Cabai dan tomat yang dicampur dengan rempah-rempah membuatnya terasa enak. Aromanya pun mempunyai bau pedas yang menyengat sehingga akan menggugah selera. Anda dapat menikmati sambal kena kewahi dengan nasi hangat dan lauk. Rasanya yang gurih dijamin akan membuat ketagihan karena sambalnya sudah dimasak sampai matang.

Sambal kena kewahi dibuat langsung oleh penduduk setempat dengan bumbu khas yang sering digunakan. Proses pembuatannya perlu waktu beberapa jam agar rempah-rempah bisa tercampur rata dengan sambal. Selain itu sambal ini tidak diberi pengawet apapun sehingga aman dikonsumsi. Hal itulah yang menjadi daya tarik pelancong untuk membeli.

Saat ini banyak pedagang di pasar yang sudah menjual olahan tersebut. Wisatawan bisa pula membelinya untuk dijadikan oleh-oleh usai pulang berlibur. Uniknya lagi sambal ini sudah dikemas dalam botol yang aman dan tidak mudah tumpah. Selain rasanya yang enak, sambal kena kewahi juga awet dalam waktu beberapa hari jika disimpan di suhu ruangan.

2. Madu Sula

Madu Sula
Photo by Twitter M. Bin Kamil Kausaha

Madu khas Kepulauan Sula dihasilkan dari peternakan lebah yang ada disana. Madu ini mempunyai banyak khasiat yang bagus untuk kesehatan, salah satunya yaitu untuk meningkatkan imunitas tubuh. Apalagi disana menjual madu dengan kualitas terbaik agar pembeli merasa puas. Baik orang dewasa maupun anak-anak sangat aman saat mencoba.

Rasanya begitu manis seperti madu pada umumnya. Akan tetapi uniknya madu ini tampak lebih kental dan warnanya hitam pekat karena peternakan lebahnya pun selalu diberi perawatan khusus. Anda bisa mencicipi madu secara langsung atau mencampurnya dengan teh tawar sebagai pengganti gula. Dijamin pengunjung akan ketagihan dengan rasanya.

Hal yang perlu diingat saat membeli adalah wisatawan harus bisa membedakan madu asli dan palsu. Jika tekstur madu sangat kental dan tidak mudah mengalir maka bisa dipastikan bahwa madu tersebut asli. Para pelancong dapat datang ke pasar atau swalayan untuk membeli madu khas Sula. Disana menyediakan madu dengan ukuran kecil hingga besar.

Kemasan madu yang mudah dibawa kemana-mana sering dijadikan sebagai buah tangan. Pilih madu khas Kepulauan Sula yang memiliki label agar terjamin keasliannya. Wisatawan juga harus menyimpannya di suhu dingin supaya madu tidak mudah rusak. Rasanya yang manis pasti akan membuat keluarga atau kerabat di rumah sangat senang saat mencicipi.

3. Coklat Sulamina

Coklat Sulamina
Photo by Shopee.co.id

Kepulauan Sula termasuk daerah yang mempunyai perkebunan coklat begitu luas. Apalagi disana tampak buah coklat yang tumbuh subur karena mendapat perawatan yang baik dari pengelola. Hal tersebut membuat penduduk setempat membuat olahan khas dari buah coklat yang bisa dinikmati tamu. Salah satu olahan yang terkenal adalah coklat sulamina.

Setiap daerah memiliki coklat yang rasanya unik, termasuk coklat sulamina yang begitu manis saat dimakan dan teksturnya tidak begitu keras. Terdapat berbagai varian yang dapat dibeli yaitu kacang kenari, kopi, almond, dan lainnya. Rasa coklat yang manis dengan perpaduan varian yang ada membuatnya semakin lezat saat dinikmati ketika bersantai.

Wisatawan dari berbagai daerah yang berlibur ke Sula tampak banyak yang mengincar coklat sulamina. Rasanya yang unik dijamin tidak ditemukan di daerah lain dan akan membuat pembeli merasa ketagihan. Tidak heran jika coklat tersebut sudah dipasarkan secara luas ke beberapa daerah lain. Lambat laun pun olahan ini bisa meluas ke luar negeri.

Para pelancong yang ingin membelinya dapat melipir ke swalayan terdekat. Kemasannya yang unik sangat cocok dijadikan oleh-oleh. Anda dapat membelinya dalam jumlah banyak karena coklat dikemas ringan untuk dibawa kemana-mana. Uniknya lagi coklat ini tidak mudah berjamur karena sudah diolah dengan peralatan yang sudah canggih.

4. Batik Xoela

Batik Xoela
Photo by Instagram Kusnadi

Batik xoela yang ada di Kepulauan Sula menjadi incaran banyak traveller saat berkunjung. Batik ini dijadikan sebagai produk kerajinan khas setempat yang terus dikembangkan sampai sekarang. Diketahui terdapat kurang lebih 20 motif dengan sentuhan corak warna yang berbeda-beda. Kombinasi tersebut membuat batik terlihat bagus saat dipakai.

Motif berupa lebah, lingkaran, sarang, dan lainnya terlihat begitu cantik di xoela. Pengunjung dapat membeli batik dengan memilih warna terang hingga gelap sesuai keinginan. Menariknya lagi batik tersebut cocok digunakan untuk bersantai atau acara formal. Tidak heran jika batik xoela pernah diperagakan oleh model dalam acara tertentu.

Kualitas xoela sangat bagus karena dipastikan tidak mudah luntur. Hal tersebut dikarenakan bahan yang dipakai memiliki kualitas tinggi, salah satunya yaitu kulit sintetis dan polyester. Wisatawan yang ingin membelinya dapat datang ke toko batik yang tersebar di Kepulauan Sula. Biasanya saat hari libur tokonya dipadati oleh tamu lokal hingga turis dari luar negeri.

Traveller tidak hanya dapat membelinya saja, tetapi juga bisa melihat pembuatan batik. Anda dapat bertanya mengenai sejarah yang ada di motif batik serta cara pengerjaannya. Bagi pelancong yang berlibur juga bisa membawanya pulang untuk buah tangan. Motif xoela yang unik dan cantik dijamin tidak akan ditemui di daerah lain.

5. Papeda

Papeda
Photo by Twitter James Louie

Menu papeda dikenal mempunyai tekstur yang kental hampir mirip bubur. Papeda sendiri terbuat dari sagu yang diolah dengan campuran air agar saat dimasak tidak mengeras. Penduduk setempat sering menjadikan papeda sebagai makanan pokok pengganti nasi. Biasanya olahan ini disajikan dengan kuah kuning atau lauk yang kaya akan rempah-rempah.

Para tamu dapat menjumpai papeda di beberapa warung makan. Saat dicicipi memang rasanya sangat hambar karena tidak ada bumbu apapun untuk mengolah papeda. Namun ketika dicampur dengan olahan lauk maka papeda akan terasa gurih dan nikmat. Anda yang mencoba kuliner tersebut akan terasa cepat kenyang seperti sedang makan nasi.

Saat hari besar tertentu penduduk di Sula menyajikan papeda sebagai suguhan untuk tamu. Biasanya papeda dihidangkan di atas mangkok yang cekung. Para pelancong yang menikmatinya akan merasakan makanan khas yang berbeda dengan daerah lain. Olahan sagu tersebut juga tidak diberi pengawet sehingga aman untuk dikonsumsi semua kalangan.

Anda bisa membelinya untuk dibawa pulang karena papeda dapat bertahan dalam beberapa hari. Jika papeda mulai mengeras, traveller bisa menghangatkannya kembali agar teksturnya tetap mengental. Makanannya yang mudah ditemukan di kedai pinggir jalan akan memudahkan wisatawan untuk membeli dan mencicipinya.

6. Halua Kenari

Halua Kenari
Photo by Twitter Valiant Budi

Halua kenari dibuat dari kacang kenari yang dicampur dengan gula merah. Kudapan ini sangat populer di kalangan masyarakat karena rasanya yang enak. Saat dicoba akan terasa perpaduan manis dan gurih yang melebur menjadi satu dengan tekstur sedikit keras. Proses pembuatannya lumayan lama karena harus menunggu gula sampai mencair.

Perlu diketahui bahwa camilan ini pernah dipamerkan dalam ajang pangan yang pernah diadakan. Tidak heran jika banyak tamu yang selalu mengincar halua kenari di beberapa toko. Anda dapat menikmatinya secara langsung atau dijadikan kudapan dengan teh tawar. Halua kenari tidak mudah basi karena dijamin awet karena sudah dimasak sampai matang.

Beberapa toko oleh-oleh menjual kacang tersebut dengan berbagai kemasan. Wisatawan bisa membelinya untuk kerabat di rumah. Apalagi kemasannya ringan dan tidak membuat halua kenari tercecer meskipun dibawa ke tempat jauh. Jadi jangan lupa untuk mencicipi camilan tersebut dan membawanya ke kampung halaman usai pulang berlibur.

Demikian beberapa oleh-oleh khas Kepulauan Sula yang dapat dibeli. Pengunjung yang datang dari berbagai daerah bisa membawanya pulang untuk kerabat atau keluarga di rumah. Apalagi buah tangan tersebut memiliki rasa yang unik dan khas sehingga dijamin akan membuat ketagihan.