Museum Lampung – Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Museum Lampung – Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas
Harga Tiket: Rp 4.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. ZA. Pagar Alam, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung.

Museum Lampung juga dikenal dengan sebutan Museum Negeri Lampung Ruwa Jurai. Kata Ruwa Jarai diambil dari tulisan yang berada di logo Provinsi Lampung yang artinya penduduk asli Lampung dan transmigran. Destinasi edukasi sejarah ini merupakan yang tertua dan terbesar, juga menjadi perintis dari museum-museum lainnya yang ada di Lampung.

Dibangun pada tahun 1975 dan peletakan batu pertama pada tahun 1978, museum ini baru diresmikan pada tanggal 24 September 1988. Hari peresmian museum ini juga bertepatan dengan Hari Aksara Nasional. Peresmian sendiri dilakukan oleh Prof. Dr. Fuad Hasan yang pada saat itu merupakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Koleksi dari museum ini memiliki 10 kategori seperti historika, arkeologika, biologika, filologika, etnologika, teknologika, geologika, numismatika, keramologi, dan seni rupa. Jumlahlah mencapai 5.000 koleksi. Sebagai wisata edukasi, destinasi ini bisa menjadi pilihan tempat berlibur bersama keluarga yang murah meriah dan bermanfaat.

Daya Tarik Meseum Lampung

Daya Tarik Museum Lampung
Photo by Google Maps Joko Yuwono

Museum Lampung menawarkan edukasi bagi para pengunjung dengan berbagai daya tarik. Koleksi-koleksi serta sarana yang menunjang juga menambah minat pengunjung untuk berlibur di destinasi wisata ini. Berikut beberapa daya tarik di museum terbesar yang ada di Lampung ini.

1. Halaman Depan Museum

Halaman depan di museum ini cukup menarik perhatian karena sebelum memasuki gedung saja, pengunjung sudah akan disuguhkan dengan koleksi-koleksi seperti rumah panggung Lamban Persagi. Merupakan rumah adat dari masyarakat Lampung Barat yang dibangun lebih tinggi untuk melindungi diri dari binatang buas. Juga ada lesung, lumbung padi dan alat penumbuk yang melengkapi.

Terdapat juga koleksi pada saat penjajahan Belanda seperti Meriam Ula. Kemudian jika berjalan ke sisi kiri, pengunjung dapat melihat perlengkapan kapal kuno berupa pelampung dan jangkar. Terdapat juga bola besi raksasa yang dulu digunakan sebagai alat untuk merobohkan pohon dan semak saat membuka lahan transmigrasi tahun 1953 hingga 1956 di Lampung Timur.

2. Koleksi Historis

Koleksi historis berada di lantai satu Museum Lampung dengan berbagai peninggalan sejarah. Terdapat koleksi-koleksi dari zaman kerajaan seperti berbagai prasasti, salah satunya Prasarti Bohdalung yang menggunakan bahasa Banten. Juga ada koleksi-koleksi peninggalan yang merupakan bukti masuk serta berkembangnya agama Islam, seperti tulisan tangan Al-Quran di kertas deluang.

Museum ini juga menyimpan koleksi dari peristiwa prasejarah. Terdapat alat-alat bertahan hidup zaman purbakala seperti kapak penetak, nekara, beliung persegi dan lainnya. Alat-alat ini digunakan saat manusia masih nomaden. Selanjutnya ada pula alat ritual keagamaan seperti arca dan menhir. Fosil purba yang sebagian dari zaman neolithikum juga dapat ditemukan di area ini.

Ada juga sedikit koleksi dari peritiwa geologi maupun zoologi serta penjelasannya. Anda juga dapat menemukan diorama peristiwa meletusnya Gunung Krakatau yang terjadi pada 26 sampai 27 Agustus 1883 sebagai peristiea geologi. Sementara untuk zoologi, terdapat diorama hewan khas Sumatra seperti harimau, trenggiling, maupun beruang madu.

Daya Tarik Dimiliki Museum Lampung
Photo by Google Maps indah nuria Savitri

3. Koleksi Etnografis dan Budaya

Jika Anda naik ke lantai dua, maka Anda akan menemukan berbagai koleksi etnografis dan budaya Lampung yang cukup beragam. Etnis yang mendominasi adalah Pepadun dan Saibatin yang memiliki banyak koleksi aksesoris di museum ini. Pernak-pernik ini biasa digunakan saat upacara dan adat. Semuanya memiliki fungsi dan makna luhur tersendiri di setiap upacara adat yang dilakukan.

Tidak hanya antar-etnis saja, koleksi di area ini juga membuktikan adanya hubungan Lampung dengan negara lain, seperti Siam dan china. Terdapat banyak koleksi keramik yang merupakan hadiah dari Kaisar Ming. Bentuk keramik sendiri beragam, dari gelas, piring, hingga guci. Selain itu, ada banyak juga koleksi-koleksi benda dengan bahan kuningan seperti perhiasan dan peralatan sehati-hari.

4. Bioskop Sanak Lampung

Bioskop Sanak Lampung adalah bioskop mini dengan kapasitas 200 orang saja. Merupakan fasilitas hiburan baru yang sangat menarik minat pengunjung. Bioskop ini memang dibangun sebagai tempat untuk rekreasi anak-anak dengan film-film yang berkualitas agar dapat meningkatkan karakter dan moral. Apalagi Lampung masih membutuhkan sarana bermain untuk kreativitas anak.

Alamat dan Cara Menuju Lokasi

Alamat Museum Lampung
Photo by Google Maps Museum Lampung

Museum Lampung berada di pusat Kota Bandar Lampung sehingga sangat mudah untuk diakses. Lokasi museum ini berada tepat di sisi jalan, karena itu bukan hal yang sulit untuk menemukannya. Alamatnya sendiri berada di Pagar Alam No 64, Gedung Meneng. Anda dapat menuju ke sana dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Museum ini tidak jauh dari Terminal Rajabasa. Hanya sekitar 400 meter setelah jalan masuk menuju Universitas Lampung. Sementara dari Bandara Radin Inten II Branti juga tidak jauh, hanya 20 kilometer saja. Sedangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju museum kurang lebih 90 kilometer, atau sekitar 2,5 jam perjalanan. Sementara itu, Anda dapat menggunakan angkot dari Stasiun Tanjung Karang.

Harga Tiket Masuk Museum

Tiket Museum Lampung
Photo by Google Maps indah nuria Savitri

Museum Lampung buka setiap hari dan hanya tutup saat hari libur nasional. Jam operasional pada hari Senin hingga Kamis dari jam 08.00 – 14.00 WIB. Sementara itu pada hari Jumat buka dari jam 08.00 – 10.30 WIB. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu jam operasional dari jam 08.00 – 14.00 WIB. Jika Anda ingin berkunjung, sebaiknya pastikan saat jam operasional dan tidak pada libur nasional.

Harga tiket masuk Museum Lampung juga sangat murah. Untuk dewasa perorangan hanya Rp 4.000 sedangkan dewasa rombongan hanya Rp 1.000. Sementara itu, untuk anak-anak baik perorangan maupun rombongan hanya perlu membayar Rp 500 saja. Harga yang tertera ini bisa saja berubah sewaktu-waktu sesuai ketetapan pengelola.

Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Museum Lampung
Photo by Google Maps kakak Zack

Liburan bukan berarti tidak bisa sambil menambah wawasan dengan cara yang menyenangkan. Dengan datang ke Museum Lampung, pengunjung akan disuguhkan bermacam koleksi dengan pengetahuan baru yang menarik. Beberapa kegiatan yang menarik jika datang ke museum ini seperti berikut.

1. Rekreasi dengan Keluarga

Museum Lampung menjadi tempat yang sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga. Dengan harga tiket masuk yang murah meriah, Anda dapat mengajak keluarga untuk datang ke destinasi wisata ini. Dengan mengajak anak-anak ke museum, maka akan mengajarkan sejarah yang pernah terjadi di masa lalu. Koleksi-koleksi yang tertata dengan menarik tentu tidak akan membuat anak-anak bosan.

Museum ini juga sangat luas. Dengan begitu, Anda dan keluarga dapat dengan leluasa menghabiskan waktu berjalan-jalan di kawasan museum ini. Anda dapat berkeliling dari halaman depan, halaman belakang, serta lantai satu maupun lantai dua yang memiliki masing-masing koleksi. Anda tidak akan cepat lelah karena gedung museum telah dirancang senyaman mungkin untuk pengunjung.

2. Wisata Edukasi

Tidak hanya sebagai tempat rekreasi keluarga, museum ini juga biasa digunakan sebagai tempat wisata edukasi. Karena museum ini merupakan otonomi milik UPTD Dinas Pendidikan, tidak heran jika museum ini sering menjadi tempat tujuan study tour siswa-siswi untuk belajar. Terkadang pengunjung datang juga untuk mengerjakan tugas atau mencari bahan penelitian.

Tujuan dibangunnya museum ini memang sebagai tempat kunjungan wisata sejarah. Dengan fasilitas untuk sarana pendidikan juga penelitian, koleksi yang lengkap dapat menunjang untuk menambah referensi serta ilmu pengetahuan. Dengan adanya deskripsi di setiap koleksi akan membantu pengunjung untuk mengerti tentang koleksi tersebut.

Aktivitas Seru Museum Lampung
Photo by Google Maps Joko Yuwono

3. Menonton Film

Anda dapat mencoba merasakan menonton film di Bioskop Sanak Lampung yang sudah disediakan untuk sarana hiburan tambahan di kawasan museum ini. Dibangunnya bioskop mini ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur saja, namun juga sebagai tempat untuk menambah wawasan dan meningkatkan moral serta kreativitas.

Film-film yang disediakan di bioskop ini juga tidak sembarangan, tapi merupakan film nasional yang memiliki banyak nilai yang dapat diambil. Untuk menikmati museum ini, Anda hanya perlu membayar Rp5.000 saja per orang. Namun karena bioskop hanya dapat menampung maksimal 200 orang, maka Anda harus reservasi dahulu sebelum menonton film di Bioskop Sanak Lampung.

Fasilitas yang Bisa Ditemukan di Museum Lampung

Fasilitas Museum Lampung
Photo by Google Maps Edy

Museum ini memiliki fasilitas-fasilitas umum yang memadai sehingga pengunjung dapat merasa nyaman menghabiskan waktu di objek wisata ini. Selain memberikan suasana yang nyaman, interior dan teknologi didesain dengan modern sehingga tidak terlihat kesan kuno dan membosankan.

Koleksi yang ada juga terawat dengan sangat baik serta dilengkapi deskripsi dengan bahasa Indonesia dan Inggris. Selain ruang pameran koleksi, terdapat ruang-ruang lainnya yang melengkapi fasilitas museum ini. Terdapat perpustakaan, ruang administrasi, laboratorium, auditorium, dan lainnya.

Terdapat juga fasilitas baru yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yaitu Bioskop Sanak Lampung. Fasilitas berupa 30 film nasional juga disediakan di bioskop. Bioskop ini tidak besar, hanya dapat menampung maksimal 200 orang saja sehingga harus melakukan reservasi terlebih untuk menikmati fasilitas hiburan ini.

Museum Lampung merupakan destinasi wisata edukasi yang sangat murah meriah. Sangat cocok sebagai tempat rekreasi bersama keluarga. Anda tidak hanya akan dapat menghabiskan waktu liburan dengan menyenangkan juga akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru serta pembelajaran moral yang dapat memperkuat karakter bangsa.