10 Oleh-Oleh Khas Aceh Tamiang yang Paling Diminati Wisatawan

10 Oleh-Oleh Khas Aceh Tamiang yang Paling Diminati Wisatawan

Liburan selalu identik dengan oleh-oleh untuk dibawa pulang ke rumah. Bahkan sudah menjadi aturan tidak tertulis, bahwa ketika liburan kita juga harus membelikan sesuatu untuk saudara yang tidak turut pergi berlibur. Ketika sudah memutuskan untuk liburan ke kabupaten Aceh Tamiang, ada beberapa pilihan oleh-oleh yang bisa Anda pilih.

Buah tangan pun bervariasi, mulai dari aneka jajanan dan camilan lezat, souvenir, hingga kreasi unik hasil kerajinan tangan masyarakat daerah ini. Kami telah mengumpulkan ragam oleh-oleh khas dari Aceh Tamiang yang bisa Anda beli ketika liburan, apa saja?

1. Belacan Tutuk

Belacan Tutuk
Photo by Facebook Zainudin Bin Alek

Salah satu buah tangan yang sering dipilih wisatawan adalah Belacan Tutuk, begitulah masyarakat setempat menyebut terasi khas Tamiang. Belacan Tamiang terbuat dari udang geragau atau udang rebon. Bahkan di Aceh sendiri, udang tersebut dikenal dengan nama sendiri, yakni udang Sabu.

Biasanya Belacan Tutuk dikemas dalam plastik kecil dan berisi beberapa balok terasi. Warna ungu dan bau yang khas langsung menyengat di hidung. Belacan Tutuk terbukti tahan lama meski tidak menggunakan bahan kimia pengawet. Inilah yang membuat wisatawan sering memborong Belacan Tutuk ketika liburan di Aceh Tamiang.

2. Manisan Pala Aceh

Manisan Pala Aceh
Image Credit: Facebook Nelli Handriyani

Pala merupakan jenis rempah yang populer di masa kolonial. Pala dikenal oleh masyarakat Eropa sebagai salah satu bumbu penyedap alami yang bisa membuat sebuah masakan memiliki rasa yang unik. Selama ini, masyarakat menggunakan Pala sebagai salah satu bumbu masak, contohnya saat digunakan untuk membuat Bubur Pedas yang menjadi makanan khas Tamiang.

Namun ternyata, kini Pala bisa diolah menjadi camilan dengan rasa manis dan agak pedas. Kreativitas penduduk Tamiang berhasil mengolah Pala menjadi manisan yang laris di pasaran. Bahkan kini Manisan Pala dikenal sebagai makanan dari Aceh Tamiang.

3. Lepat

Lepat
Photo by Twitter Owlmun

Lepat atau ketupat khas Aceh memang berbeda dari ketupat lain. Jika ketupat biasa terbuat dari beras, maka Lepat terbuat dari tepung ketan yang digumpalkan dengan gula merah sehingga memiliki tekstur yang sedikit lebih padat dan alot. Biasanya lepat dibungkus dengan daun pisang yang diberi parutan kelapa, lalu dikukus hingga matang.

Penggunaan bahan-bahan dan teknik masak yang sederhana membuat Lepat memiliki rasa orisinil yang membuatnya menjadi sesuatu yang khas. Lepat bisa tahan hingga 2 minggu sehingga bisa dipilih sebagai oleh-oleh.

4. Kue Marke

Kue Marke
Photo by Facebook Nisa

Dikenal dengan sebutan Kue Marke atau kue Akar Kelapa sejatinya merupakan camilan khas Melayu yang berhasil menembus batas provinsi dan negara. Selain menjadi salah satu oleh-oleh khas Aceh Tamiang, Kue Marke juga terkenal di negeri Malaysia. Pada jaman dahulu, masyarakat Melayu membuat Kue Marke sebagai sajian untuk acara khusus.

Kue Marke terbuat dari tepung beras, tepung ketan, telur, garam, dan juga jahe. Adonan tersebut kemudian digoreng pada minyak panas sehingga tercipta camilan kue kering yang memiliki rasa manis dan aroma jahe yang kuat.

5. Kembang Loyang

Kembang Loyang
Photo by  Instagram Waroenk Mbok

Pada dasarnya Kembang Loyang bukanlah oleh-oleh asli kabupaten ini, melainkan camilan khas provinsi Aceh. Namun tidak ada salahnya untuk membawanya pulang sebagai oleh-oleh, apalagi ketika Anda kebetulan sedang liburan di Aceh Tamiang. Kembang Loyang memiliki bentuk seperti kembang atau bunga dengan tekstur yang renyah dan rasa manis yang pas.

Ada beberapa varian rasa yang bisa dipilih, seperti rasa original, rasa wijen, dan bahkan kini tersedia varian dengan rasa yang lebih bervariasi. Kembang Loyang paling nikmat dikonsumsi sebagai camilan saat minum kopi di sore hari.

6. Bakpia Aceh

Bakpia Aceh
Image Credit: Instagram A.H Sabang

Siapa sangka jika Aceh juga memiliki varian kue Bakpia yang sering dipilih wisatawan sebagai oleh-oleh saat liburan? Ya, selama ini Bakpia selalu identik dengan camilan khas kota Yogyakarta. Namun kini Anda bisa membelinya ketika liburan di provinsi Aceh, termasuk di kabupaten Aceh Tamiang.

Soal rasa, sejatinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara Bakpia Aceh dengan jenis bakpia lain. Isian Bakpia Aceh pun bermacam-macam, mulai dari kacang ijo, kacang merah, hingga rasa durian yang menjadi favorit wisatawan.

7. Kue Bhoi

Kue Bhoi
Photo by Facebook Kumpulan Aneka Resep

Satu lagi camilan berupa kue yang menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Aceh Tamiang, namanya adalah Kue Bhoi yang terkenal karena memiliki bentuk berupa ikan. Tidak heran jika masyarakat setempat juga menyebutnya dengan kue ikan. Pada dasarnya, Kue Bhoi termasuk kue bolu karena komposisi dan proses pembuatannya sama dengan kue bolu pada umumnya.

Hanya saja masyarakat setempat membuatnya pada cetakan ikan, memberikan kue ini sentuhan yang berbeda dari kue bolu dari daerah lain. Kue Bhoi juga memiliki posisi yang tinggi dalam kehidupan masyarakat Aceh karena sering digunakan sebagai seserahan dari pihak pria kepada calon pengantin wanita.

8. Dendeng Aceh

Dendeng Aceh
Photo by Twitter Allen

Alternatif oleh-oleh yang lain adalah Dendeng Aceh. Ini merupakan pilihan yang tepat, terutama jika Anda bosan dengan makanan khas atau camilan manis. Apalagi Dendeng Aceh juga tersedia dalam berbagai varian rasa yang unik, seperti rasa asin, rasa pedas, dan juga rasa kari.

Dendeng Aceh terbuat dari daging sapi pilihan yang sudah diiris tipis dan dikeringkan secara tradisional. Dendeng Aceh kemudian diberi bumbu rempah berupa resep rahasia yang telah digunakan turun temurun. Dendeng Aceh juga dikenal karena bisa tahan lama, kurang lebih hingga 3 bulan jika disimpan di tempat yang kering.

9. Kopi Aceh

Kopi Aceh
Photo by Twitter Milza Mardhan Taga

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa provinsi Aceh dikenal sebagai salah satu wilayah yang memproduksi biji kopi kualitas tinggi. Bahkan beberapa jenis biji kopi sudah diakui oleh masyarakat dunia sebagai yang terbaik. Di Aceh Tamiang sendiri, produk kopi merupakan salah satu komoditas yang populer di mata wisatawan.

Beberapa produk kopi lokal bahkan sudah berhasil mendapatkan posisi khusus di hati pecinta kopi nasional. Beberapa pilihan kopi yang bisa dibawa pulang dari Aceh Tamiang antara lain kopi Aceh Gayo, Kopi Robusta, hingga Kopi Tarik yang memiliki citarasa unik. Jangan menyebut diri Anda sebagai pecinta kopi jika belum pernah mencicipi kopi ini.

10. Bros Khas Aceh

Bros Khas Aceh
Photo by Facebook Taufiq Perak

Masyarakat Aceh Tamiang dikenal masih memiliki hubungan yang kuat dengan suku Melayu yang tersebar di semenanjung Malaysia dan Nusantara, khususnya pulau Sumatera bagian tengah hingga ke utara. Hal ini membuat tradisi Melayu melekat erat dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti pada saat upacara pernikahan misalnya, baik mempelai pria dan wanita akan mengenakan busana khusus yang dihiasi dengan beragam aksesoris unik. Salah satu souvenir dan kerajinan tangan yang populer di mata wisatawan adalah Bros khas Aceh, yang sering digunakan dalam upacara pernikahan adat Melayu.

Itulan daftar oleh-oleh khas Aceh Tamiang yang paling populer dan bisa Anda bawa pulang untuk sanak saudara di rumah.