15 Makanan Khas Purwakarta yang Terkenal Enak & Wajib Dicicipi

15 Makanan Khas Purwakarta yang Terkenal Enak & Wajib Dicicipi

Makanan khas Purwakarta menjadi incaran utama wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. Bukan hanya karena rasanya, namun juga banyaknya jenis kuliner yang bisa ditemui, diantaranya makanan berat, makanan ringan, dan jenis camilan untuk oleh-oleh. Setiap kuliner mempunyai ciri khas masing-masing, meskipun ada yang sama dengan daerah sekitarnya.

Purwakarta dikenal akan ikon Bendungan Jatiluhur yang multifungsi. Bukan hanya untuk pembangkit tenaga listrik, akan tetapi digunakan juga untuk mengairi persawahan penduduk sekitar. Bendungan tersebut hanya salah satu dari banyaknya destinasi wisata yang ada, masih banyak tempat lain yang layak dikunjungi. Sambil liburan, yang pasti menarik dilakukan adalah berburu kuliner.

1. Semprong

Kue Semprong
Photo by Twitter dub

Semprong adalah kuliner khas Purwakarta dari jenis camilan. Jajanan kering ini tahan lama sehingga cocok digunakan untuk oleh-oleh. Bahan untuk membuatnya terdiri dari tepung beras dan gula yang dijadikan adonan. Dinamakan Semprong karena bentuknya mirip dengan Semprong yang digunakan sebagai lampu ublik.

Untuk mendapatkan bentuk tersebut, ada cetakan khusus yang digunakan dalam proses memasaknya. Tekstur camilan ini renyah dengan rasa gurih sehingga banyak disukai anak-anak. Cukup banyak ditemui penjual makanan ringan ini, terutama jika anda mengunjungi pusat jajanan oleh-oleh khas Purwakarta.

2. Soto Sadang

Soto Sadang
Photo by Twitter @GaluhPakuanTv

Beralih ke makanan khas dari kategori kuliner berat, kali ini ada Soto Sadang. Meskipun banyak ditemui kuliner yang sama di tempat lain, namun ada ciri has yang membedakan soto khas Purwakarta ini. Ada dua pilihan yang ditemui, yakni Soto Bening dan Soto Santan. Sesuai namanya, Soto Bening memiliki warna bening dengan citarasa gurih.

Rasa tersebut didapatkan dari kaldu daging yang direbus dalam waktu cukup lama. Sedangkan untuk Soto Santan memiliki warna kuning pekat karena penggunaan bahan santan dan kunyit. Keduanya memiliki rasa yang berbeda, tergantung dari selera anda. Jika ingin makanan gurih yang menyegarkan, sebaiknya pilih Soto Bening. Namun jika anda ingin rasa yang kuat dengan rasa khas santan, silahkan pilih Soto Santan.

3. Kerupuk Miskin

Kerupuk Miskin
Photo by Facebook Rosniatie Niia

Makanan khas berikutnya memiliki nama cukup aneh, yaitu Soto Miskin. Nama tersebut diambil karena proses masaknya dengan cara di sangrai menggunakan pasir. Zaman dulu, orang yang mampu membeli minyak goreng bisa dikategorikan sebagai orang mampu. Dengan alasan inilah kenapa yang menggoreng dengan pasir masuk kategori miskin.

Meski demikian, rasanya lumayan gurih dan ada manisnya. Warnanya bermacam-macam, ada putih, merah, dan juga kuning. Kerupuk miskin juga disebut sebagai kerupuk melarat yang biasanya dinikmati langsung atau menggunakan sambal. Adapun sambal yang dimaksud terbuat dari tepung kanji dan rempah pilihan sehingga memiliki citarasa khas.

4. Pepes Purwakarta

Pepes Purwakarta
Photo by Facebook Pepes Ibu Enung

Pepes menjadi makanan yang umum ditemui di berbagai tempat di nusantara. Rasanya yang sedap dengan bahan sederhana membuat makanan ini selalu disukai. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, kebanyakan dari bahan yang digunakan. sebagai contoh adalah di Purwakarta dengan perpaduan bahan jamur, peda, teri, dan oncom.

Untuk bahan utama menggunakan ayam, cumi, dan berbagai jenis ikan seperti jambal dan ikan mas. Rasanya nikmat karena menggunakan bumbu dan rempah khas Purwakarta. Rasa semakin sedap jika dilihat dari proses pembuatannya, yakni dengan cara dikukus. Namun sebelumnya, semua bahan yang tercampur dengan rempah dibungkus terlebih dahulu menggunakan daun pisang

5. Surabi

Surabi
Photo by Twitter Kang Purwa

Selain menjadi makanan khas Purwakarta, Surabi juga menjadi makanan khas jawa Barat pada umumnya. Tidak terlalu mengherankan sebenarnya, karena Purwakarta masih masuk ke dalam wilayah Jawa Barat yang diapit oleh dua kabupaten, yaitu Jakarta dan Bandung. Untuk membuat kuliner ini, bahan utama yang dibutuhkan adalah tepung beras dan santan.

Proses memasaknya cukup unik karena harus dipanggang tanpa minyak diatas cetakan khusus. Bentuknya bulat pipih dengan rasa dominan gurih yang cocok dijadikan kudapan menemani waktu santai. Saat ini banyak ditemui Surabi dengan varian rasa, ada cokelat, keju, pandan, dan masih banyak lainnya.

6. Sate Maranggi

Sate Maranggi
Photo by Instagram Nadox Dedi

Bagi penggemar masakan yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar, sate tentunya menjadi pilihan utama. Kuliner ini banyak ditemui di tempat lain dengan ciri khas masing-masing. Jika anda menemukannya di Purwakarta, jangan kaget jika cara penyajiannya tanpa menggunakan bumbu kacang seperti sate pada umumnya.

Sebagai gantinya, kuliner yang biasanya disajikan dengan nasi atau lontong ini menggunakan kecap, jeruk limau, dan irisan tomat. Meskipun sederhana, namun rasanya dipastikan sedap dan menggugah selera. Gurihnya didapat karena proses perendaman dengan bumbu khas sebelum dibakar.

7. Simping

Simping
Photo by Instagram Taufik Awod Zou

Namanya tidak asing jika anda tinggal di pesisir pantai, yakni sejenis binatang laut dengan bentuk pipih dan rasa gurih. Namun ternyata kuliner khas Purwakarta ini jauh berbeda dari yang dimaksud. Ditempat lain dikenal dengan nama opak, yakni sejenis camilan dengan bentuk pipih dan tekstur renyah.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya adalah tepung tapioka dan tepung terigu. Proses masaknya dengan cara dipanggang menggunakan cetakan khusus tanpa minyak. Berbagai warna dapat ditemui dari jenis camilan ini, yakni merah, hijau, putih, dan kuning. Namun semua warna tidak membedakan rasanya, artinya memiliki rasa yang sama.

8. Mie Pelangi 3 Warna

Mie Pelangi 3 Warna
Photo by Facebook Life Of Caffe

Mie pelangi 3 warna menjadi kuliner yang spesial karena sangat unik. Terdapat tiga warna dalam satu porsi yang anda beli, yakni kuning, merah, dan hijau. Setiap warna menggunakan bahan alami sehingga aman dikonsumsi. Untuk warna merah didapatkan dari buah naga, warna hijau dari buah bit, sedangkan warna kuning dari kunyit.

Selain warna yang menjadi ciri khasnya, makanan ini memiliki tekstur lembut dan kenyal. Rasanya yang unik dari penggunaan bahan pewarna alami berpadu dengan rasa gurih dari kuah kaldu yang didapat dari proses perebusan ayam.

9. Ayam Goreng Khas Purwakarta

Ayam Goreng Khas Purwakarta
Photo by Instagram Tukang Explore Kuliner Pwk

Mungkin anda menganggap kuliner kali ini tidak ada yang istimewa karena banyak ditemui ditempat lain. Bahkan di seluruh nusantara terdapat jenis makanan ini dengan masing-masing keunikan nya. Akan tetapi anda bisa membuktikannya ketika gigitan pertama. Sebelum digoreng, ayam dibumbui terlebih dahulu dengan rempah pilihan.

10. Peuyeum Bendul

Peuyeum Bendul
Photo by Facebook Aan Junaedi

Cukup banyak ditemui makanan khas Purwakarta yang dikenal dengan Peuyeum Bendul di Jawa Barat. Kuliner ini mirip dengan tape jika dilihat dari bahan dan proses pembuatannya. Adapun bahan yang dimaksud yakni singkong yang diproses dengan cara fermentasi menggunakan ragi. Bedanya adalah kali ini dalam bentuk utuh sehingga terlihat cukup besar.

11. Colenak Purwakarta

Colenak Purwakarta
Photo by Twitter 1001malam

Kuliner selanjutnya yaitu Colenak yang merupakan variasi dari Peuyeum Bendul. Makanan ini termasuk dari kategori kudapan dengan bahan utama singkong yang telah melalui proses fermentasi. Namun ada proses lanjutan sebelum dijadikan Colenak, yakni dimasak dengan cara dibakar.

Setelah proses pembakaran, makanan ringan ini kemudian disajikan diatas wadah yang diberi alas daun pisang, kemudian disiram dengan saus gula merah. Untuk memberikan rasa unik dan sekaligus sedikit gurih, selanjutnya diberi taburan kelapa parut yang di sangrai.

12. Rengginang

Rengginang
Photo by Twitter bei

Ketika berkunjung di Purwakarta dan anda masih bingung dalam memilih oleh-oleh, tidak ada salahnya menentukan pilihan pada Rengginang. Makanan khas ini terbuat dari bahan utama beras ketan. Meski demikian, rasanya bukan lagi manis, namun gurih dengan tekstur renyah.

Bahan tersebut awalnya dimasak dulu dengan cara dikukus hingga matang. Kemudian dibentuk pipih bulat dan dijemur hingga kering dibawah terik sinar matahari. Tidak lupa adanya bumbu dari rempah pilihan yang digunakan untuk memberikan citarasa gurihnya. Sebelum dinikmati, Rengginang terlebih dulu harus digoreng.

13. Gula Cikeris

Gula Cikeris
Photo by Facebook Opr Desa Cikeris

Selain Rengginang, makanan khas Purwakarta yang cocok dijadikan oleh-oleh yakni Gula Cikeris. Bahannya terbuat dari air sadapan pohon nira yang dicampur dengan gula pasir. Proses selanjutnya yakni dengan cara dimasak dan terus diaduk hingga memiliki tekstur lengket seperti gulali. Selanjutnya dibentuk bulat dan dipotong kecil mirip lontong.

14. Manisan Pala

Manisan Buah Pala
Photo by Instagram Sophie Paris Indonesia

Berbagai jenis manisan bisa ditemui di nusantara, namun tidak banyak yang menggunakan bahan utama dari buah pala. Tidak jauh berbeda dengan manisan jenis lain dalam proses pembuatannya. Namun untuk rasanya dipastikan berbeda karena ada sedikit rasa asam di dalamnya.

Manisan khas ini mudah ditemui di berbagai toko yang menyediakan oleh-oleh. Harganya cukup terjangkau karena Kota yang terkenal akan Bendungan Jatiluhur ini merupakan penghasil buah Pala terbesar di Indonesia. Dikarenakan tahan lama, maka anda bisa memilihnya sebagai buah tangan terbaik ketika berkunjung ke Purwakarta.

15. Es Ciming

Es Ciming
Photo by Twitter @GaluhPakuanTv

Es Ciming termasuk jenis makanan karena banyak menggunakan bahan yang harus dinikmati dengan cara dikunyah. Dinamakan minuman karena ada bahan es dalam proses pembuatannya. Adapun bahan utama yang digunakan terdiri dari kacang hijau, cincau, cendol, kelapa muda, dan masih banyak lainnya.

Itulah berbagai kuliner yang bisa anda nikmati ketika berkunjung dengan tujuan berwisata atau mampir dalam perjalanan. Sebagian makanan khas Purwakarta yang disebutkan diatas harganya murah, namun rasanya tetap nikmat. Jangan lupa membeli kuliner yang cocok dijadikan oleh-oleh, seperti manisan, rengginang, atau Peuyeum Bendul.