10 Makanan Khas Dayak yang Terkenal Enak & Wajib Dicicipi

10 Makanan Khas Dayak yang Terkenal Enak & Wajib Dicicipi

Kuliner Indonesia memang layak dibanggakan karena mempunyai citarasa khas masing-masing. Bukan hanya di sebuah pulau untuk bisa menikmati makanan nikmat, namun anda juga menemukan d berbagai suku di Indonesia, salah satunya adalah makanan khas Dayak. Dari segi alam, suku yang banyak mendiami pulau Kalimantan tersebut sangat menghargai alam sekitar. Maka jangan heran jika banyak ditemukan berbagai kuliner dengan bahan sayuran atau tumbuhan.

Mengunjungi suatu daerah belum lengkap jika tidak merasakan makanan khasnya sekalian. Oleh sebab itu, sebaiknya anda merencanakan atau membuat planning khusus untuk berburu kuliner di sana. Nikmatnya kuliner suku Dayak sangat nikmat karena bumbu dan rempah yang digunakan khas. Boleh dikatakan bahwa suku tersebut berani dalam hal menambahkan bumbu untuk menguatkan citarasa. Akan tetapi jangan khawatir, karena penggunaan bumbu tersebut dari bahan alami sehingga aman dikonsumsi.

Salah satu kuliner yang bisa anda temui dan juga cukup terkenal di tempat lain adalah Tempoyak. Makanan ini juga banyak ditemui di pulau Kalimantan dan sekitarnya. Tentu bukan hanya itu saja yang menjadi makanan khas Dayak, masih ada yang harus anda ketahui dan mungkin perlu dicatat agar bisa berburu ketika berkunjung. Dari puluhan kuliner yang bisa ditemui, berikut kami rangkum beberapa yang cukup terkenal dengan citarasa nikmat dan mantap!

1. Bangamat

Bangamat
Photo by Facebook WeBorn Indonesia

Olahan makanan ini termasuk ekstrem jika dilihat dari bahan yang digunakan. Bahan yang dimaksud adalah kelelawar pemakan buah, atau di Jawa dikenal dengan Kalong. Membuat makanan ini tidaklah sulit jika anda sudah menemukan bahan utamanya. Bumbu yang digunakan bervariasi, mulai dari kunyit, ketumbar, daun salam dan tidak lupa santan.

Kelelawar yang sudah dibuang kuku dan bulunya kemudian dibersihkan isi perutnya. Setelah itu digoreng sebentar dan dimasukkan bumbu yang telah dihaluskan. Ada perbedaan antara suku Dayak Ngaju dan Dayak Maang dalam mengolah masakan ini. Suku Dayak Ngaju lebih banyak menggunakan varian bumbu daripada Dayak Maang yang lebih memilih daun Pikauk dan asam.

2. Karuang

Karuang
Photo by Facebook Annie

Makanan khas berikutnya adalah Karuang yang termasuk jenis sayuran. Disebut Karuang jika berada di Dayak Ngaju, sedangkan untuk Dayak Maanyan menyebutnya dengan Kalumpe. Jenis sayur yang digunakan adalah daun singkong dan terong, namun lebih didominasi oleh daun singkong.

Meskipun demikian, tidak ada rasa pahit dari olahan masakan ini. Pasalnya, daun singkong dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa pahitnya. Rasa semakin mantap dengan penggunaan rempah dan bumbu khas Dayak. Apalagi jika sebelum dimasak, daun singkong ditumbuk terlebih dahulu sehingga teksturnya lebih lembut. Selain nikmat, makanan ini juga menyehatkan karena mengandung tinggi serat.

3. Botok Mengkudu

Botok Mengkudu
Photo by Twitter infoterbaru

Botok dikenal dengan makanan yang dibuat dengan cara dibungkus, begitu pula yang ada di Dayak. Bedanya hanya dari pembungkusnya, Botok mengkudu menggunakan bahan pembungkus daun mengkudu, seperti namanya. Bahan utama yang digunakan sama, yakni dari ikan dengan campuran bumbu pilihan.

Rasa dari makanan tradisional ini sangat nikmat dan tidak kalah dengan Botok pada umumnya. Kebanyakan ikan yang dipilih adalah ikan patin atau jenis ikan air tawar lainnya. Ikan yang sudah dibersihkan kemudian dicampur dengan bumbu, kemudian dibungkus dengan dun mengkudu. Setelah itu baru dimasak dengan cara dikukus hingga matang. Makanan ini sangat lezat ketika anda menyantap nya dengan nasi hangat dan sambal pedas.

4. Lemang

Lemang
Photo by Instagram natalia23lia

Kalau anda tau lontong, seperti itulah bentuk dari Lemang yang juga merupakan kuliner khas Dayak. Bahan utama yang digunakan juga sama, yaitu dari beras. Hanya saja ada tambahan berupa santan yang menjadikan citarasa nya meskipun tidak menggunakan rempah lainnya. Makanan yang banyak dijumpai di kawasan Kalimantan Barat ini biasanya disajikan ketika ada acara hajatan.

Selai bahan santan, pembeda lainnya yakni dari proses masak. Beras yang sudah dicuci bersih kemudian ditambah dengan santan dan dibungkus dengan daun pisang. Setelah itu dimasukkan ke dalam ruas bambu dan dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang. Dari bahan dan proses memasaknya, Lemang memiliki citarasa khas nikmat dan gurih. Dari baunya ketika matang dan disajikan sudah bisa membuta perut mendadak lapar.

5. Tempoyak Durian

Tempoyak Durian
Photo by Instagram Qonita Djaenudin

Sebagai makanan khas, Tempoyak Durian cukup terkenal dengan rasanya yang nikmat. Bahan utama yang digunakan sudah jelas dari Durian, salah satu buah yang sudah di temui di pulau Kalimantan. Durian tersebut diambil dagingnya dan di fermentasi menggunakan garam. Lama membuat Tempoyak memakan waktu sekitar 3 hingga 4 hari untuk mendapatkan fermentasi sempurna.

Setelah jadi, Durian yang telah di fermentasi tersebut kemudian ditambah dengan cabai dan rempah lain sesuai selera. Intinya, Tempoyak merupakan salah satu sambal yang wajib anda cicipi ketika berkunjung ke Kalimantan. Jika belum ada waktu, anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan cara yang telah disebutkan.

6. Kue Tampi

Kue Tampi
Photo by Gotravelly.com

Melihat dari bentuknya, anda pasti mengira bahwa Kue Tampi merupakan kue Cucur yang ada di Jawa. Memang benar, begitu pula dengan bahan yang digunakan, yaitu dari tepung beras. Bahan lain yang digunakan sebagai tambahannya adalah gula pasir atau gula merah. Setelah menjadi adonan, Kue Tampi kemudian dibentuk bulat dan dimasak dengan cara digoreng.

Anda bisa menemukan kue khas Dayak ini di Kalimantan Barat ketika ada acara adat. Dikarenakan bahan pembuatnya cukup mudah dan juga proses masaknya, anda juga bisa menemukannya di pinggir jalan atau warung jajan pasar. Harganya juga murah, jauh lebih murah dari rasa manis yang didapat.

7. Wadi

Wadi dayak
Photo by Twitter #KelanaRasa

Makanan yang dibuat dengan proses fermentasi berikutnya adalah Wadi. Bahan utamanya menggunakan daging ikan, terutama ikan patin. Namun ada pula yang ditemukan menggunakan daging babi. Seperti halnya makanan fermentasi lainnya, dibutuhkan waktu lama agar mempunyai citarasa khas. Untuk Wadi sendiri memerlukan paling tidak satu minggu supaya bisa diolah menjadi makanan.

Setelah dicampur dengan bahan fermentasi, ikan atau daging sebagai bahan utamanya kemudian disimpan kedalam wadah mirip guci. Cara penyajiannya cukup unik karena tidak dimasak terlebih dahulu, melainkan dimakan langsung menggunakan perasan air jeruk nipis atau saus cuka.

8. Lepet

Lepet dayak
Photo by Twitter Berdua Dulu

Kuliner khas berikutnya adalah Lepet, pastinya anda juga tau dengan kudapan ini. Lepet terbuat dari tepung beras dan parutan kelapa yang diberikan sedikit santan. Langkah selanjutnya adalah dengan membungkusnya dengan daun pisang. Inilah yang mejadi perbedaan antara Lepet yang ada di Jawa, dimana dibungkus dengan janur atau daun kelapa.

Rasa dari makanan ringan ini gurih karena penggunaan kelapa parut. Jika di Jawa menggunakan madumangsa sebagai teman makannya, di Kalimantan tidak demikian. Artinya anda bisa langsung menikmatinya ketika sudah matang. Adapun proses masaknya yakni dengan cara dikukus.

9. Juhu Singkah

Juhu Singkah
Photo by Twitter Muhammad Helmi

Dayak Ngaju mengenalnya dengan nama Juhu Singkah, sedangkan suku Dayak Maayan menamakan Uwut Nang’e. Bahan utama yang digunakan tidak sulit ditemukan di pulau Kalimantan, yakni rotan muda. Umbut rotan muda yang telah dibersihkan kemudian dipotong kecil dan dimasak dengan cara direbus atau dikukus.

Kuliner ini mejadi semakin nikmat ketika ditambahkan rempah khas Kalimantan. Cara penyajiannya dengan terong asam yang dipadukan dengan ikan Baung. Ikan tersebut juga mudah ditemui di Kalimantan dan termasuk dari keluarga catfish. Jika anda penasaran dengan rasanya, silahkan kunjungi pulau Kalimantan yang merupakan pulau dimana suku Dayak tinggal.

10. Keripik Kelakai

Keripik Kelakai
Photo by Twitter PALANGKA COMMUNITY ™

Di Kalimantan Tengah, tepatnya di Palangkaraya, anda bisa dengan mudah menemukan makanan ringan jenis Keripik Kelakai. Makanan ini dipercaya menyehatkan dan dapat mencegah atau mengobati anemia. Manfaat tersebut didapat di bahan utamanya berupa daun Kelakai yang mudah ditemui di tempat asalnya.

Untuk membuat camilan ini sangat mudah, tidak perlu banyak bahan yang digunakan. Dinamakan keripik pastinya ada balutan tepung yang digunakan, sama halnya dengan Keripik Kelakai. Tepung yang diberi rempah khas kemudian digunakan untuk membalut daun Kelakai dan dimasak dengan cara digoreng. Selain menyehatkan, makanan ini juga nikmat dan gurih dengan tekstur renyah.

Itulah beberapa makanan khas Dayak yang muda ditemui dan mempunyai citarasa nikmat. Selain yang telah disebutkan, dipastikan masih banyak lagi masakan atau kuliner yang ada. Supaya lebih jelas, sebaiknya anda menyempatkan berkunjung ke Kalimantan, dimana banyak suku Dayak dengan kuliner nikmat yang khas.